 |
beng-bengMale Jakarta Ini taman hatiku... Tempat diri ini melagukan lagu jiwa... Taman yang mana hidupnya bunga-bunga keriangan, kedukaan, keceriaan, ketabahan, kesabaran... Segala bunga-bunga pahit dan manis kehidupan... Bunga-bunga di sini tumbuh dengan sinaran... Kasih sayang dan perhatian kalian... Tempat di mana kumbang maupun rerama... Berlagu irama jiwa bersama... Jiwa ini akan hidup mekar di sini... Karena di sini taman hatiku...
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
 |
Thursday, September 13, 2007
Pria dan wanita
Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria & wanita. Pada saat Sang Pencipta telah selesai menciptakan pria. Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus menciptakan wanita.
Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian Ia mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah, sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin.
Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak, kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari burung bangau dan kesetiaan dari induk singa.
Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya tidak merana dan kesepian seorang diri.
Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: 'Tuhan, ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia. Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup dengannya'.
'Baiklah', kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali. Beberapa minggu kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata, 'Tuhan, sejak aku memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana kesepian.
Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangiku. Aku selalu memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian, kubayangkan wajahnya yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk disentuh. Aku suka akan senyumannya.
Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!'.
Sang Pencipta berkata, 'Baiklah'. Ia memberikan wanita itu kembali kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan dan berkata, 'Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan. Aku tidak tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu.
Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya'.
Sang Pencipta balik bertanya, 'Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?'.
Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, 'Apa yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti hidup ini?'.
'Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!', jawab Tuhan.
Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita: 1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan. 2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan. 3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan. 4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman. 5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan. 6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan
Segala yang diciptakan olehNYA tidak Lah ada yang sia-sia
Wassalam,
Beng-beng (KoTa BeOs ReL pEnUh ArAh)
Posted at 09:33 am by beng-beng
Permalink
Wednesday, February 14, 2007
AKU Akulah karyawan paling rajin di dunia, Berani berkorban nggak nonton Piala Dunia, Meski hati merana tapi tetap berdedikasi , Meski hari sabtu gini aku tetap berdasi ,
Akulah karyawan paling pantes dapet promosi,
Selalu paling depan ngisi daftar absensi ,
Di antara rekan akulah yang paling rajin ,
Temen yang nggak masuk pun aku absenin
Jam 8 kurang udah masuk kantor , Tidak lupa membeli koran, Di koran banyak berita koruptor , Kenapa gua nggak kebagian ?
Sekarang hidup bener-bener nggak aman , Pake handphone di mobil digedor kapak merah , Itulah kenapa aku nggak beli mobil dan handphone ,
Tahun pertama ngantor masih tinggal di kost, Tahun ketujuh ngantor udah pindah tempat kost, Tahun pertama pergi-pulang nebeng tukang pos, Di saat krismon pergi-pulang nebeng boss,
Akulah karyawan yang paling setia, Sedari peletakan batu pertama kantor, aku jadi kulinya, Sampai kantor punya jaringan komputer, aku jadi net-admin-nya, Sampai kantor diledakin , aku jadi otaknya... !!
Bagaimana dengan Anda
Beng beng (KoTa bEos ReL PeNuH aRaH)
Posted at 02:43 pm by beng-beng
Permalink
Tuesday, January 23, 2007
Nada nasyid dibawah ini = nada nasyid Hari Berjuang-nya Ruhul Jadid, selamat mencoba!)
**Hari ini, hari ini koq panas sekali Bangun pagi langsung lari diterusin mandi Bergegas kubereskan kamar sendiri Kulihat sarapan paginya telah menanti Nasi goreng campur dengan telur mata sapi
Kulihat agenda acara dihari ini Ternyata ada kajian, duh jauh sekali Jika tidak hadir maka aku akan rugi Karena jarang-jarang ketemu si Murobbi Syapa tau hari ini dapet data ukhti Back to **
Kulajukan motorku dengan cepat sekali Agar waktu tibaku tak akan telat lagi Kulihat dari kejauhan banyak polisi Ternyata ada pemeriksaan surat resmi Rasanya kepalaku koq pusing sekali Back to **
Pak polisi bilang padaku selamat pagi Namun kujawab dengan salam islami Pak polisi senyum bikin aku lega diri Alhamdulillah semua bisa tertangani SIM-STNK-KTP asli di Tas ini Back to **
Dibuat Sabtu, Ba'da Zhuhur di Kota Gu"e"deg Pesen untuk diri sendiri dan seluruh sahabat yang mengendarai kendaraan (terutama di kota "never ending asia" yang razianya ada tiap hari) jangan lupa bawa KTP+STNK+SIM kalo perlu kartu keluarga juga dibawa hehe (buat ngelamar anak polisi) :-p
By : Beng –beng (KoTa bEoS ReL pEnUh ArAh)
Posted at 03:07 pm by beng-beng
Permalink
Tuesday, October 10, 2006
Monday, September 25, 2006
Merantaulah
Orang pandai dan beradab tak kan diam di kampung halaman Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang Pergilah 'kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang. Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan Jika mengalir menjadi jernih jika tidak dia 'kan keruh menggenang
Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman Orang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang
Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang Setelah diolah dan ditambang manusia ramai memperebutkan Kayu gahru tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan Jika dibawa ke kota berubah mahal jadi incaran hartawan
Oleh: Al-imam asy-Syafi'i
Pastikan perubahan diri itu menjadikan indah bagi yang memandang
Beng beng /(KoTa bEoS ReI pEnUh ArAh)
Posted at 07:28 pm by beng-beng
Permalink
Friday, September 22, 2006
Saya pengen bahagia, boleh?
Saya pengen bahagia, boleh?
Begitulah manusia. Selalu menginginkan hal-hal yang belum ada. Dan kalau sudah dimiliki, ingin lagi yang lain. Begitu seterusnya. Lalu dia lupa, bahwa dia pernah memiliki sesuatu yang dia inginkan. Dia lupa, bahwa dia pernah dianugerahi rasa senang dan kepuasan.
Saat kehilangan, satu hal yang dilupakan adalah kebahagiaan, kesenangan saat memiliki. Saat kehilangan, hanya penyesalan yang ada. Penyesalan karena tidak lagi memiliki sesuatu. Penyesalan karena tak lagi punya kesenangan, kepuasan. Saat kehilangan, dia sering lupa.. bahwa dia pernah, dan pernah ada disana. Dia sering tidak ingat untuk bersyukur atas kebahagiaan yang pernah mampir dan singgah. Dia hanya tenggelam dalam kesedihan dan penyesalan tiada tara.
Saat tenggelam dalam kesedihan dan penyesalan, dia lalu berontak. Menyalahkan keadaan. Menyalahkan apa, siapa saja yang bisa disalahkan. Dan melakukan hal-hal terbodoh sepanjang hikayat makhluk Tuhan yang paling mulia.
Salahkan kebahagiaan! Karena ketika kutub kebahagiaan terbentuk, maka kutub kesedihan ikut mewujud. Seperti halnya dua sisi koin, atau dua kutub magnet.
Begitulah.. balada si anak manusia..
Pastikan diri kita selalu tersenyum dan bahagia
Beng-beng (KoTa bEoS ReL PeNuH aRaH)
Posted at 03:14 pm by beng-beng
Permalink
Wednesday, September 13, 2006
Bismillah.... kutuliskan risalah ini.... pada awal ramadhan dengan temaram lampu masjid menyinari dan tetes air mata muhasabah mengiringi
saudaraku yang ana cintai karena Allah..... tak terasa lama sudah Allah mempersaudarakan kita telah lama sudah Allah menautkan dan memadukan hati kita telah lama sudah kita bersama untuk saling berbagi ilmu dan berusaha memperbaiki diri kita agar selalu tunduk kepadaNya
saudaraku yang ana sayangi karena Allah............. Jazakumullah khair atas segala hal yang telah anti berikan dalam perjalanan ini Jazakumullah khair telah banyak membantu melewati terjalnya kehidupan Jazakumullah khair telah merelakan waktu untuk bersama-sama menelusuri jalan yang kita yakini Jazakumullah khair atas semua....
Saudaraku yang ana sayangi karena Allah... Afwan kabiira...atas hak yang belum tertunaikan Afwan kabiira...ketika lisan ini pernah menorehkan luka Afwan kabiira...tatkala perhatian, sayang belum terasakan Afwan kabiira...banyak hal yang belum ana tunaikan untuk antum
Saudaraku yang ana cintai karena Allah pada jeda perjalanan yang kita lewati adakalanya kita pernah terjatuh,.. adakalanya terpeleset...atau bahkan terjungkal ketika menapakinya.. tetapi itulah makna tarbiyah yang sesungguhnya...... semuanya akan terasa manis ketika kita mampu melewatinya dengan baik semua akan mengingatkan kelalaian kita... semua akan menghentikan kesombongan kita... semua akan membuat kita berfikir lebih dalam bahwa kita tiada daya kecuali karenaNYa...
Saudaraku yang ana sayangi karena Allah.... semoga Allah masih senantiasa menyatukan hati-hati kita semoga Allah masih menjaga ikatan tali silahturahmi diantara kita hingga nantinya kita bisa menjadi salah satu golongan yang mendapat lindunganNya tatkala tiada lagi perlindungan selain dariNya
Saudaraku yang ana cintai karena Allah... selamat berburu malam seribu bulan selamat bermujahadah mendapatkan malam keberkahan semoga esok pasca ramadhan... kita menjadi pribadi yang lebih baik pribadi yang senantiasa menapaki jalanNya dengan penuh kecintaan
Sepohon benih kebencian
Setajam lidah yang menusuk
Semua tingkah dan khilaf luputku
Satu harap pinta kumohon, sudi kira membuka pintu maaf
Bersama mari sambut bulan Suci yang penuh ampunan ini
Pastikan diri tuk selalu punya hati, Ikhlaskan diri sambut bulan Suci Ramadhan ini
Wassalam
Beng-beng /(KoTa bEoS ReL PeNuH ArAh)
Posted at 04:34 pm by beng-beng
Permalink
Thursday, August 31, 2006
Istri Cerdik yang solehah Penyejuk mata Penawar hati Penajam fikiran
Di rumah dia istri Di jalanan kawan Di waktu kita buntu Dia penunjuk jalan
Nasihat kita dijadikan pakaian Silaf kita dia betulkan Penghibur di waktu kesunyian Terasa damai bila bersamanya
Dia umpama Tongkat si buta Bila tiada satu kehilangan
Dia ibarat Simpanan ilmu Semoga kekal untuk diwariskan
Pandangan kita diperteguhkan Menjadikan kita tetap pendirian Ilmu yang diberi dapat disimpan Kita lupa dia mengingatkan
Kuselalu mengharap dan mendamba
Beng beng (kOtA bEoS ReL pEnUh ArAh)
Posted at 04:38 pm by beng-beng
Permalink
Wednesday, August 30, 2006
Izinkan diriku membuka kalam Selaku hamba seorang Islam Memanjatkan doa dan berucap salam Semoga selamat siang dan malam
Secerah mentari terbit cemerlang Burung berkicau turut bersenang Hati siapa yang tiada kan girang Ultah bersambut, orang pun datang
Rumah terhias merayu undangan Buat tetangga, sahabat dan teman Sang bidadari cantik menawan Menjamu tamu dengan senyuman
Canda dan tawa sejenak mengusik Suara merdu alunan musik Kalau bernyanyi jangan berbisik Sebab suara terdengar asik
Mencoba untuk peduli kamu,
Beng beng (KoTa BeOs rEl pEnUh ArAh)
Posted at 03:19 pm by beng-beng
Permalink
Monday, August 28, 2006
Aku tak dapat memberikan solusi untuk semua masalah hidupmu, serta keraguan dan ketakutan yang kau hadapi..
Tetapi aku dapat mendengarkanmu dan bersama-sama kita mencari jawabannya.
Aku tak dapat mengubah masa lalumu yang menyakitkan, tidak juga untuk masa depanmu dengan cerita-cerita yang tak dapat diceritakan..
Tetapi aku akan ada disini ketika kau membutuhkanku.
Aku tak dapat menjaga kakimu supaya tidak tersandung.. Aku hanya dapat memberikan tanganku supaya kamu dapat memegangnya dan tidak jatuh.
Sukacitamu, kemenanganmu, kesuksesanmu, dan kebahagiaanmu bukanlah milikku.. Tetapi aku dapat berbagi dengan tawamu and sukacitamu.
Keputusan-keputusan dalam hidupmu bukan aku yang menentukan, Aku hanya dapat mendorong/mendukungmu, memberi semangat dan membantu ketika kamu meminta.
Aku tidak dapat memberikan batasan untuk ditentukan kepadamu.. Tetapi aku dapat memberimu ruang untuk berubah, ruang untuk berkembang, ruang untuk jadi dirimu sendiri.
Aku tak dapat menjaga hatimu dari kehancuran dan kepedihan.. Tetapi aku dapat menangis denganmu dan menolongmu keluar dari puing-puing kesedihan itu dan mengembalikannya ketempat semula.
Aku tak dapat mengatakan kepadamu siapa kamu!!.. Aku hanya dapat Mencoba mengertikan kamu dan Menjadi Teman Baikmu.
Bagaimana dengan kamoe
Beng-beng (KoTa bEoS ReL pEnUh aRaH)
Posted at 04:16 pm by beng-beng
Permalink
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|